PENGARUH RASIO PERPUTARAN KAS, RASIO PERPUTARAN PIUTANG DAN RASIO PERPUTARAN PERSEDIAANTERHADAP TINGKAT KEBUTUHAN MODAL KERJA BERSIH PERUSAHAAN (Studi Empiris Terhadap Perusahaan Industri Primer dan Perusahaan Industri Sekunder Yang Terdaftar di BEI

Dana Fasily, Vince Ratnawati, Azhari Sofyan

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh rasio perputaran kas, rasio perputaran piutang dan rasio perputaran persediaan terhadap tingkat kebutuhan modal kerja bersih perusahaan industri primer dan perusahaan industri sekunder. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan industri yang terdaftar di BEI periode 2005-2010 dengan sampel penelitian yang terdiri dari 50 perusahaan industri primer dan 250 perusahaan industri sekunder yang akan diteliti secara terpisah. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder, dengan menggunakan metode dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Variabel penelitian adalah variabel independen yang terdiri atas rasio perputaran kas, rasio perputaran piutang serta rasio perputaran persediaan dan variabel dependen yang terdiri atas tingkat kebutuhan modal kerja bersih. Teknik analisis data menggunakan SPSS statistik versi 17 melalui uji deskriptif data, uji normalitas dan uji regresi logistik. Hasil penelitian mengemukakan bahwa rasio perputaran kas, rasio perputaran piutang dan rasio perputaran persediaaan tidak berpengaruh terhadap tingkat kebutuhan modal kerja bersih pada perusahaan industri primer dan perusahaan industri sekunder yang terdaftar di BEI periode 2005-2010.

Kata Kunci: Rasio Perputaran Kas, Rasio Perputaran Piutang, Rasio Perputaran Persediaan dan Tingkat Kebutuhan Modal Kerja Bersih


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.